Showing posts with label pendidikan. Show all posts
Showing posts with label pendidikan. Show all posts

Thursday, April 27, 2017

Emansipasi dalam Islam

Ceramah disampaikan oleh Ustadzah Ambun Suri, di Mushalla Tarbiyah, hari Jum’at, 24 Rajab 1438 / 21 April 2017.

Dalam hadits disebutkan bahwa laki-laki yang baik adalah laki-laki yang baik pada keluarganya, lembut kepada istrinya. Tidak disebutkan dalam hadits tersebut mengenai keberhasilan karir.

Perempuan seperti tulang yang bengkok, sehingga menasihati perempuan berbeda dengan laki-laki.

Dalam surat An Nisa 34, disebutkan bahwa laki-laki adalah pemimpin bagi perempuan, karena mereka memiliki kelebihan, yaitu memberi nafkah sebagai kewajiban bagi laki-laki kepada keluarganya.

Hal ini juga yang menyebabkan hak waris bagi laki-laki 2 kali lipat dari saudaranya yang perempuan, yaitu karena laki-laki memiliki kewajiban untuk menghidupi keluarga.

Emansipasi tidak sama dengan kesetaraan gender. Emansipasi adalah kesederajatan hak dan kewajiban, tetapi tidak sama persis. Pihak feminis seringkali mengarahkan definisi emansipasi menuju ke kesetaraan gender, yang pada akhirnya malah menghancurkan tatanan keluarga.

Saat ini terlihat upaya menghilangkan nilai agama dari kehidupan

Di akhirat nanti, seorang ibu akan dimintakan pertanggungjawaban atas pendidikan anak-anaknya. Pekerjaan juga akan ditanya, terutama dalam konteks apakah menjalankan amanah atau tidak. Tetapi prioritas utama adalah anak. Bekerja sebaiknya diniatkan sebagai pemanfaatan ilmu, dengan tetap menjaga adab-adab sesuai syariat, tidak melakukan ikhtilat (berdua-duaan dengan laki-laki yang bukan muhrim) dan menjaga aurat.

Ketika terjadi dilema antara keluarga dan pekerjaan, maka sebaiknya kembali ke rumah, kembali ke kewajiban utama mendidik anak. Yakinlah bahwa ketika anak sudah besar nanti, Allah akan berikan kesempatan untuk berkiprah lagi.

Ibu boleh bekerja bila daya dukung baik, dari keluarga inti, dari suami, dari keluarga besar, dari orang tua.

Tujuan emansipasi dalam Islam adalah meninggikan kalimat Allah. Seorang perempuan keluar rumah sebagai muslimah, adalah kebebasan dalam bingkai ketakwaan.

Contoh perempuan di masa Rasulullah, ada berbagai peran. Khadijah adalah pengusaha yang kaya raya dan memberikan seluruh hartanya untuk dakwah. Aisyah tidak memiliki anak tapi memiliki banyak ilmu. Fatimah saat qanaah dalam keterbatasan dari suaminya, Ali bin Abi Thalib. Zainab binti Jahsy memiliki keterampilan tangan.

Harus kita yakini bahwa semua yang Allah berikan pasti baik, dan setiap orang memiliki kecenderungan berbeda-beda.

Jangan sampai kita kepada Al Qur’an beriman sebagian dan menentang sebagian. Tabarruj (berhias) yang dilarang dalam Islam adalah segala hal yang menyebabkan orang menjadi tertarik untuk melihat kepada kita sebagai perempuan.

Peran ibu bukan memasak dan mencuci. Hakikat emansipasi bukan sama sehingga menyalahi bingkai ketakwaan. Tetapi juga tidak memasung hak perempuan. Ada kecenderungan pihak-pihak menebarkan kebencian pada agama, dan semakin jauh dari agama. Pekerjaan SPG dilarang dalam Islam karena merupakan bentuk eksploitasi wanita. Sebenarnya Islam membolehkan banyak hal, namun memang ada persyaratan yang harus dipenuhi.

Tujuan Kartini membuat sekolah perempuan adalah agar perempuan bisa mengelola rumah tangganya dengan baik, bukan untuk lebih tinggi dari laki-laki.

Perempuan sebaiknya tidak mengejar karir, apa lagi bila karir menjadi menyita waktu. Niatkan bekerja untuk mengamalkan ilmu. Karena yang terpenting adalah membina generasi yang lebih baik.

Ketika ibu bekerja sudah kembali di rumah, tidak boleh mengatakan, “Mama sedang sibuk”, sehingga tidak bisa menemani anak. Seharusnya kesibukan seorang ibu adalah mengurus anak.

Menjadi ibu di usia 40 tahun ke atas adalah masa rawan, karena anak-anak sudah mulai besar, pengasuhan juga makin sulit.

Beberapa tokoh perempuan Indonesia selain Kartini :

1 H. Rangkayo Rasuna Said adalah wartawati perempuan pertama.
2 Malahayati pejuang jihad fisabillah, menjadi panglima pada perang Aceh.
3 Nyai Ahmad Dahlan.

4 Rahma El Yunusiyah, adalah pendiri Diniyah Putri, yang dibuat dengan pertimbangan bahwa muatan pendidikan untuk anak perempuan berbeda dengan laki-laki. 

Beliau diundang ke Al Azhar Mesir, salah satu sekolah tertua di dunia, dan Al Azhar melihat sistem baru tersebut mengimplementasikan hal yang sama. Beliau adalah salah satu pelopor berdirinya Tentara Nasional Indonesia. Dan pernah diundang ke Persia dan Suriah.

Beliau tidak memiliki anak. Tetapi walaupun anak biologis tidak ada, beliau memiliki banyak anak biologis. Seperti Aisyah dengan ilmunya.

5 Cut Nyak Dien, pahlawan Aceh, yang sebenarnya senantiasa berkerudung.

Selain itu, Sisingamangaraja dan Pattimura sebenarnya beragama Islam.

Dapat dikatakan bahwa pejuang di masa penjajahan adalah muslim, dengan niat untuk melawan kekafiran.

Tugas utama perempuan dalam rumah tangga adalah mendidik anak. Sedangkan tugas-tugas rumah tangga lainnya adalah tugas bersama, seperti memasak, mencuci, menyeterika, dan membersihkan rumah. Di Saudi Arabia dan di Malaysia, tugas berbelanja ke pasar dilakukan oleh laki-laki.

Ketika anak-anak sudah besar, maka perempuan beralih menuju ke peran sosial, karena kesibukan dengan anak sudah jauh berkurang. Berperan di lingkungan dengan ilmu dan terus belajar.

Dalam berbagi tugas dengan suami, hendaklah menggunakan pendekatan dan komunikasi yang baik. Jangan memberikan perintah, tetapi tawarkan peran sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Tidak ada gunanya kesal dan sedih tanpa menyampaikan masalah yang dihadapi, karena suami tidak akan memahami. Sampaikan kondisi yang dihadapi, dan tawarkan peran apa yang akan diambil suami.

Tuesday, May 17, 2016

Islam di India

Ceramah Dzuhur disampaikan oleh Ustadz DR. Muqaddam Cholil, MA. 
India saat ini memiliki 1 miliar penduduk, 174 jt di antaranya muslim.

Rasulullah pernah bersabda tentang India dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad :
Dari Abu Hurairah, Kekasih Rasulullah yang jujur berkata akan ada umat ini ke Sin dan Hin.
Sin adalah India dan Hin adalah India ke Timur termasuk Indonesia yg disebut sebagai Hindia Belanda.

Penaklukan India dimulai sejak Khalifah Utsman dan Ali, sampai dengan Khalifah Muhallad dengan Panglima Perang Al Walid bin Abdul Malik, oleh pasukan yg dipimpin oleh Muhammad bin Qasim.

Kejayaan Islam di India terbagi menjadi 4 tahap :
1. Sebelum Mongol, ada 2  periode
2. Mongol
3. Inggris
4. Sampai sekarang


Pada masa sebelum Mongol, penaklukan India dipimpin oleh Muhammad Bin Qasim yang saat itu berusia 18 tahun. Beliau diutus oleh Hajjad bin Yusuf, Gubernur Timur Bani Umayyah, dengan pasukan terdiri dari kekuatan Darat dan Laut, menyerang Ibukota Debul (sekarang Karachi).

Penaklukan diawali dengan perdagangan laut Islam ke Sri Lanka, yang dalam perjalanan dirampok oleh orang Sin yang masih musyrik. Masyarakat  Sin ini didukung oleh Raja, dan mereka menolak melepaskan pedagang muslim yang dirampok tersebut. Maka dikirimkanlah Muhammad bin Qasim, melawan tentara India sejumlah 10 ribu orang dengan pasukan gajah dan pemanah.


Siasat yang digunakan saat itu adalah melihat tradisi umat Hindu yang mengagungkan bendera besar yang diletakkan di atas kuil, yang di dalamnya ada patung yang disucikan. Maka bendera itu yang dihancurkan dahulu, sehingga mental umat Hindu menjadi takut dan mudah dikalahkan. Muhammad bin Qasim berhasil menaklukkan kota di India satu demi satu, dan mulai membangun masjid dan memenangkan 11 pertempuran.

Kisah Muhammad bin Qasim ini masyhur di Pakistan, sebagaimana Thariq bin Ziyad yang menaklukkan Spanyol ataupun Sa’ad bin Abi Waqash yang menaklukkan Persia.

Kekuasaan Islam di India sampai ke Kashmir di zaman Bani Umayyah yaitu Al Walid bin Abdul Malik, tahun 711.

Penaklukan ke 2 dimulai dari India tengah, oleh Sultan Mahmud Ghasnawi dari Afghanistan,  yaitu di New Delhi dan Punjab, dan berkuasi sampai tahun 1051. Menakulukkam dan mengislamkan kota-kota di India, melanjutkan dinasti sampai raja Lodi. Kekuasaan mulai dari Asia Barat sampai New Delhi.

Selanjutnya adalah Mongol Islam, yaitu periode ketiga keemasan Islam di India. 

Tahun 1000 sampai dengan 1700 saat berkuasanya Turki Utsmani, Raja Mongol, dan Islam di Nusantara.

Mongol di India diawali oleh Babur tahun 1526, mengalahkan Lodi. Wilayah kekuasaannya meliputi Bangladesh, India, dan  Pakistan saat ini. Babur adalah keturunan Timurleng, ayahnya adalah anak ketiga dari Timurleng, dan ibunya keturunan Jengis Kahn. Berasal dari negeri Farkana di Samarkhand.  
Rasululah pernah menyampaikan kepada Abu Thalib, “Wahai Pamanku ucapkan Laailaha ilallah, maka kaummu akan mengikutimu.” Secara luas dapat bermakna bahwa mereka yang berpegang teguh pada tauhid, akan menjadi penguasa yang hebat.

Di masa lalu bangsa Mongol adalah bangsa yang tidak mengenal kasih sayang. Namun kekuasaan mereka hanya berlangsung singkat, yaitu 2 generasi. Ketika generasi ketiga masuk Islam, generasi non muslim tidak berkembang, hanya sampai Timurleng. Generasi selanjutnya yang berkembang adalah generasi yang muslim.

Tahun 1526, Babur meraih kemenangan di Punjab dan Delhi, maka berdirilah Mongol India. Saat itu Indonesia berada pada masa Kerajaan Demak dengan Sultan Trenggono. Di masa itu dibangun istana-istana yang Indah dari marmer, dan berjayalah raja-raja India sampai Punjab dan Lahore. Sampai tahun 1837-1858  masa Bahadursyah  yang akhirnya kalah melawan Inggris dan diasingkan ke Burma.


Di antara faktor kesuksesan Islam di India adalah :

Pertama, adanya pemerintahan dan raja kuat, baik dari sisi ide, pendirian, maupun keyakinan. Pemerintahan yang lemah hanya akan bertahan sebentar saja.

Kedua, politik toleransi antara Islam dan Hindu, serta masyarakat India dan non India. Saat itu sebetulnya jumlah muslim minoritas, tetapi toleransi terbangun dengan baik. Rakyat puas dan sejahtera.

Ketiga, prajurit yang tangguh dengan patriotisme tinggi. Diawali oleh pasukan dari Persia keturunan Timurleng yang suka perang, sebagaimana juga orang Arab yang suka perang saudara, ketika dipoles dengan akidah, maka menjadi pasukan yang kuat.

Keempat, mencintai ilmu pengetahuan dengan membangun masjid, dunia keilmuan, dan sastra.

Sultan yang pernah berkuasa antara lain Sultan Akbar Agung, dilanjutkan dengan Sultan Nuruddin pada tahun 1605, serta Shah Jihan yang merupakan seorang yang ahli agama dan mencintai ilmu, yang membangun Taj Mahal.

Kemajuan budaya Islam  selama 4 abad , meliputi Kabul, Lahore, dan Alhabad. Sudah dilakukan kerja sama ekonomi dengan Eropa yang pada tahun 1500 1600 baru keluar dari zaman kegelapan. Ekonomi berkembang baik di pedesaan maupun antar benua.

Kejayaan Islam dapat dilihat pada peninggalan berupa masjid, istana, dan perpustakaan. Baik di India, Mesir, maupun Turki. Perpustakaan India pada tahun 1641 memiliki 20 ribu buku. Di dekat masjid dibangun sebuah sekolah tinggi. Arsitektur berkembang sangat baik. Red Fort adalah istana yang dilindungi oleh benteng.

Taj Mahal dibangun pada tahun 1531-1553, selama 22 tahun, untuk Mumtaz Mahal, di tepi sungai Yamuna, dikerjakan oleh 20 ribu pekerja, termasuk dari Turki dan Persia. Istana ini dibangun oleh Shah Jihan, sebagai janji kepada istrinya yang wafat setelah melahirkan anak ke-14. Shah Jihan mengenal Mumtaz Mahal yang merupakan keturunan Persia, ketika Mumtaz berusia 12 tahun, dan dinikahi ketika berusia 16 tahun. Ia selalu menyertai Shah Jihan ke penugasan ke mana pun. Taj Mahal dibangun setinggi 60 meter, terbuat dari marmer, dengan lapisan emas, perak, dan berlian. Di dalam istana ada makam Mumtaz Mahal dan juga Shah Jihan, di tepinya adalah masjid.

Bangunan lain adalah Kutub Minar, yang merupakan menara icon New Delhi setinggi 73 meter berhias Al Qur’an, dibangun pada tahun 1192, sebelum masa Mongol. Ada pula Shalimar Garden yang indah seperti gambaran surga.

Kelemahan dan keruntuhan Islam di India, dimulai ketika orang Inggris mulai datang untuk berdagang, dan melakukan provokasi kepada orang India yang kemudian ingin merdeka dari Islam dan memberontak. Kemudian perusahan dagang tersebut diambil alih negara, sebagaimana VOC Belanda di Indonesia.


Semua umat ada ajalnya. Bila sudah tiba ajalnya, tidak bisa maju atau mundur. Bila tidak konsisten dengan komitmen, akan diganti oleh umat yang lain.


Dalam Al Qur’an disebutkan, adalah sebagian orang yang ketika diajak menginfakkan harta, ada kekikiran dalam dirinya. Maka bila ingin membangun peradaban yang hebat, jadilah masyarakat yang dermawan, baik dalam hal harta maupun dalam hal lainnya. 

Wednesday, June 3, 2015

Membina Keluarga (1)

Ceramah Dzuhur disampaikan oleh Ustadz Muhsinin Fauzi, Lc.

Tugas pokok suami adalah mengantar keluarga ke surga.

Mengenai nafkah justru tidak dibahas, karena tanpa agama pun, kewajiban suami untuk mencari nafkah sudah jelas.
Aspek yang diutamakan dalam agama adalah pendidikan, sehingga tugas pokok suami adalah membawa keluarga menjadi salih dan salihah, dengan salah satu support system-nya adalah nafkah.

Umar bin Khattab pernah menyampaikan bahwa kewajiban ayah kepada anak adalah memberi nama yang baik, memilihkan ibu yang baik, dan mengajarkan Al Qur’an.

Dalam beberapa hadits dijelaskan tentang sunnah suami untuk mencari nafkah, tetapi tidak dibahas pada Cabang Keimanan.

Membahas keluarga, maka dibagi menjadi tiga tahap yaitu  pra nikah, pada saat pernikahan, serta pasca nikah.
Pasca nikah dapat dibagi lagi menjadi dua yaitu kewajiban suami istri serta kewajiban orang tua anak.

Permasalahan rumah tangga dapat merembet dan dapat berkembang sampai menjadi fatal.

Untuk pembahasan pranikah, maka aspek pertama adalah masalah kualifikasi pasangan.
Dalam Islam, kualifikasi pasangan ada 4 yaitu nasab (keturunan), wajah, harta, dan agama. Harta yang dimaksud bukan harta orang tua, tetapi harta dari calon suami / istri itu sendiri.
Yang diutamakan dalam pemilihan pasangan adalah agama.

Agama akan membantu dalam mengatasi berbagai dinamika dalam berkeluarga.
Keberagamaan bukan hanya dalam hal symbol, tetapi yang terpenting adalah ketaatan menjalankan hukum serta etika dan karakter.

Bila dicoba dikombinasikan antara kesalihan (kualifikasi agama) dengan kualifikasi yang lain, maka akan memberikan hasil yang baik, dalam keadaan positif maupun negatif. Istri salihah, dikombinasikan dengan kualifikasi apa pun akan baik, istri tidak salihah, dikombinasikan dengan kualifikasi apa pun akan buruk.

Kesalihan adalah kesanggupan untuk bertindak benar dalam berbagai situasi. Bertindak benar ketika dalam kekurangan, bertindak benar ketika marah, bertindak benar ketika dalam kecukupan, dan lain-lain.

Contoh kombinasi istri salihah dengan kualifikasi lain yang positif :
Salihah cantik, menyenangkan suami dan tetap dapat menempatkan diri dengan baik.
Salihah kaya, dapat membantu suami dan tetap menghormati kedudukan suami.
Salihah nasab baik, membanggakan suami dan tetap menghormati suami.
Salihah pintar, dapat bertukar pikiran dengan suami dan tetap menghormati pendapat suami.

Contoh kombinasi istri salihah dengan kualifikasi lain yang negatif:
Salihah wajah biasa, suami tenang, dan istri tidak banyak menuntut.
Salihah kurang mampu, sabar, tidak banyak keinginan, sudah terbiasa dalam kekurangan.
Salihah kurang pintar, tunduk dengan apa yang diarahkan suami.

Sebaliknya, contoh kombinasi istri tidak salihah dengan kualifikasi lain yang positif :
Tidak salihah cantik, akan memperlakukan suami dengan semena-mena. Suami pun tidak dapat berbuat apa-apa karena takut kehilangan.
Maka khusus untuk kualifikasi cantik, bila ada seorang laki-laki yang merasa harus memiliki istri yang cantik, maka pastikan ia juga salihah.
Tidak salihah kaya, akan memperbudak suami karena merasa kekayaan adalah miliknya.
Tidak salihah pintar, akan “ngelunjak” karena merasa lebih pintar dari suami.

Contoh kombinasi istri tidak salihah dengan kualifikasi lain yang negatif :
Tidak salihah miskin atau tidak salihah bodoh, menyulitkan suami dari berbagai aspek.

Maka istri tidak salihah akan menyulitkan suami dikombinasikan dengan kualifikasi apa pun.

Ada contoh kasus seseorang yang memiliki karir yang baik, namun ternyata setelah dicek kesehatannya, tingkat kolesterolnya cukup tinggi. Orang tersebut berhari-hari tidak bisa tidur karena khawatir dengan kondisi kesehatannya itu. Ketika diajak bicara, ternyata sebabnya adalah karena ia kurang dekat dengan Allah. Hidup memang menjadi serba rumit dan ruwet bila seseorang tidak salih.

Perbandingan ta’aruf dengan pacaran.
Apa bila dianalogikan dengan memilih produk, cara pemilihan yang terbaik adalah ketika emosi tidak terlibat. Sehingga bila kita akan membeli sesuatu, jangan membawa anak kecil, karena anak kecil akan sangat emosional.

Pada pacaran emosi terlibat, padahal kualifikasi belum terlihat secara jelas.
Pada ta’aruf kualifikasi dipilih dulu, baru kemudian emosi terlibat, yaitu ketika cinta jatuh ketika menentukan suka atau tidak suka pada saat khitbah.

Kembali dianalogikan dengan memilih produk, kita perlu melihat brosur terlebih dahulu. Begitu pula dengan proses ta’aruf, yang dilakukan dengan identifikasi kualifikasi terlebih dahulu. Penentuan suka atau tidak suka dilakukan ketika khitbah.
Bila kualifikasi sudah cocok, tetapi ternyata ketika khitbah tidak suka, maka dapat lebih mudah untuk dibatalkan.
Namun jika sudah terlanjur suka yang dilalui dengan metode pacaran, ketika ada kualifikasi yang tidak cocok, biasanya akan sulit untuk menentukan sikap karena sangat mudah untuk memberikan pembenaran.

Kembali dianalogikan dengan pemilihan barang. Barang dengan kualifikasi baik biasanya disimpan dengan baik dan tidak boleh disentuh. Sedangkan barang dengan kualifikasi kurang baik biasanya diletakkan di tempat terbuka, dapat dicoba berkali-kali sehingga akhirnya rusak walaupun tidak dibeli.

Maka pacaran sebetulnya menurunkan grade, karena bila dianalogikan dengan barang, statusnya seperti barang yang bisa dicoba dahulu sebelum dibeli. Padahal barang yang mahal biasanya hanya bisa dilihat dari brosur saja, jangankan menyentuh barang aslinya, melihat barang aslinya saja tidak bisa.

Ada contoh kasus ketika ada seorang Ayah yang tidak membolehkan anak perempuannya untuk pacaran, dan menyatakan bila ada laki-laki yang mendekati anak perempuannya, akan segera dinikahkan. Demikianlah yang selalu disampaikan oleh anak perempuannya itu kepada setiap laki-laki yang  mendekatinya, dan biasanya tidak ada yang berani mendekati. Sampai akhirnya ada yang datang, dan ternyata berani mendatangi ayahnya dan setuju untuk menikahi, dan ternyata memang memiliki kualifikasi yang baik.

Hikmah dari contoh kasus ini, dari sisi anak perempuan, harus dijaga sungguh-sungguh, bila ada yang mendekati harus menikah. Dari sisi laki-laki biasanya memang hanya yang benar-benar mampu yang berani untuk segera menikahi.

Maka sebetulnya proses pra nikah dengan ta’aruf dan khitbah ini sangat mirip dengan proses jual beli barang. Tahap pertama adalah pengecekan kualifikasi dengan proses ta’aruf. Bila merasa cocok, dilanjutkan dengan proses khitbah yaitu melihat barang, bila cocok bisa dilanjutkan dengan akad nikah.

Proses pengecekan kualifikasi atau ta’aruf secara teknis saat ini dilakukan dengan tukar menukar data dan informasi dari orang-orang sekitar calon tersebut. Dahulu biasanya dilakukan dengan ayah yang benar-benar mengikuti seluruh kegiatan calon menantunya dan memberikan penilaian langsung dari pengamatan itu. 

Proses ini akan dipermudah bila dapat dibangun lingkungan yang baik. Seperti bila ada pasar atau mal dengan barang yang sudah bisa dipastikan baik dan bermerek, maka proses pemilihan dapat dilakukan dengan lebih mudah, karena kualitasnya sudah dapat dipastikan baik. Di masa sahabat dan salafus salih, proses mencari pasangan sangat mudah. Karena lingkungan saat itu terjaga dengan sangat baik dan dapat dikatakan bahwa semua muslim memiliki  kualitas keislaman yang baik.

Saat ini lingkungan belum terbangun dengan baik, maka proses pencarian menjadi lama. Kita harus bekerja ekstra keras untuk memastikan kualifikasi. Karena ada kalanya yang terlihat salih dan salihah, bisa jadi memang benar-benar salih dan salihah, bisa juga setengah bahkan seperempat salih dan salihah.

Ada yang terlihat salih dengan sangat menjaga shalat, tetapi tidak menghargai pasangan. Ada yang berjuang sungguh-sungguh untuk dakwah, tetapi menelantarkan anak. Ada yang sangat menjaga pelaksanaan sunnah, tetapi tidak menghormati mertua.

Maka saat ini ta’aruf menjadi satu-satunya jalan untuk proses pra nikah. Dan tugas kita memastikan bahwa kita semua dan keluarga menjalankan proses ta’aruf ini.

Karena kegagalan menjalankan proses pra nikah ini, akan menghasilkan kualifikasi pasangan yang kurang baik, dan secara umum mereka yang tidak bertindak benar kepada Tuhannya, akan bertindak tidak benar juga pada pasangannya.

Saat ini terdapat fenomena ada pasangan di mana suami terlihat biasa, namun istrinya terlihat salihah. Hal ini dapat terjadi karena dua hal, yaitu memang dari awal istrinya salihah, atau tadinya sama-sama biasa, namun istri taubat terlebih dahulu. Dan hal kedua ini akhir-akhir ini sangat dimungkinkan karena banyak istri yang dilarang untuk kerja oleh suaminya karena suaminya takut istrinya diganggu orang lain di kantor, kemudian istri mengisi waktu dengan mengantar anak ke sekolah, yang ternyata diisi dengan pengajian.

Di sisi lain, suami juga senang dengan istri salihah, karena biasanya semahal-mahal biaya istri salihah tidak semahal biaya istri tidak salihah. Misalnya istri salihah lebih senang ke pengajian daripada ke mal, dan sebagainya.

Proses setelah ta’aruf adalah khitbah, yang bila dianalogikan dengan jual beli barang, adalah proses melihat barang yang akan dibeli. Kedua calon pasangan sama-sama melihat.

Mereka yang pro pacaran biasanya akan berkata : Bagaimana bisa kenal bila tanpa pacaran? Bukankah kalau sekedar tukar data saja bisa bohong? Lalu bagaimana kalau tidak cinta?

Jawabannya adalah : Islam tidak mungkin tidak manusiawi.
Memang ada mereka yang ekstrim, bahkan sampai mengharamkan cinta. Padahal ini mengabaikan sisi kemanusiaan. Mereka memandang bahwa pernikahan adalah bagian dari perjuangan dakwah, sehingga tidak diperlukan cinta. Padahal kasih sayang, manja, cinta adalah cinta basyari yang diperlukan oleh manusia. Ada hadits yang mengatakan bahwa : Nikahilah wanita yang banyak anaknya dan besar kasih sayang / cintanya. Rasulullah pun menyampaikan citanya kepada Khadijah.

Justru sebaiknya adalah setelah proses khitbah, saat itulah cinta dijatuhkan.
Kesalahan dari mereka yang  mengharamkan cinta pada pasangan, adalah karena ayat idelogi digunakan untuk muamalah. Sehingga beragama menjadi terlalu keras. Padahal agama seharusnya lembut dan nyaman dalam kebenaran.

Setelah khitbah dan kedua pasangan menyukai pasangan masing-masing, segeralah menikah setelah ada uangnya. Sebagaimana pada jual beli barang, jika telah cocok, maka bayarkan uangnya.
Mahar dapat dipandang sebagai DP, sedangkan sisa pembayarannya adalah seluruh hidup yang ditanggung nantinya oleh suami. Dan akan ada uang mut’ah bila nanti terjadi perpisahan.

Dalam penyampaian data tidak boleh ada kebohongan, harus dicari parameter atau kriteria yang mewakili seluruh data. Misalnya untuk  mobil, bila mesinnya baik, maka dapat disimpulkan bahwa mobilnya baik. Tidak perlu membongkar keseluruhan mobil, yang artinya sama saja merusak mobilnya.

Bila ada hal yang di luar normal, harus disampaikan.

Sebetulnya sifat seseorang dapat dipelajari dari wajah dan telapak tangannya, sehingga proses khitbah sebetulnya sudah cukup untuk mengenali sifat dan karakter calon pasangan. Karena wajah dan telapak tangan adalah representasi dari seseorang. Dari wajah dapat terlihat kecantikan, sifat, karakter, kemauan, bohong atau tidaknya, mata yang jujur atau tidak, sifat lembut dan tunduk atau tidak. Dari bahasa tubuh juga dapat diketahui karakter seseorang, misalnya dari cara memasuki ruangan dan cara duduk. Buku tentang ilmu mempelajari sifat manusia dari wajah dan telapak tangan ini ditulis oleh Fakhrur Rozi dalam bahasa Arab dan belum diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.


Maka ta’aruf dan khitbah adalah cara yang sangat efektif dan tidak merugikan salah satu pihak. Dari proses ini akan didapatkan pasangan yang sesuai kualifikasinya, karena bila kualifikasi kurang tepat, di masa pernikahan akan terjadi proses penataan yang terus menerus, tidak kunjung selesai. 

Monday, March 30, 2015

Orang Tua, Terapis Terbaik Anak

Kajian Muslimah di kantor kali ini diisi oleh Ustadzah Kodariyah. 

Ada beberapa kasus di sekolah yang cukup fatal bagi anak-anak karena orang tua kurang memahami karakter dan apa yang mereka inginkan.

Contoh kasus pertama adalah anak yang tidak ingin hidup lagi, yang ketika digali lebih lanjut, apa yang ingin ia dengar dari ibunya hanyalah “Mama bangga dengan kamu”. Sebuah kalimat yang sederhana tetapi ternyata berdampak signifikan.

Contoh kasus kedua adalah anak yang begitu tidak suka dengan ayahnya bahkan sempat tercetus bahwa ia ingin ayahnya mati saja. Setelah digali lebih lanjut ternyata ayahnya sering mengatakan “Ayah kecewa denganmu”, sehingga anak merasa tidak berarti. Dari sisi lain, ayahnya hanya merasa pernah mengatakan itu satu kali saja. Barangkali memang benar hanya satu kali, atau benar bahwa sering, tetapi yang terpenting, ternyata dampaknya fatal.

Setiap tahap perkembangan ada tugas yang harus dilakukan, yang bila tidak dilakukan maka akan seterusnya.

Untuk anak 3 tahun, sudah waktunya diperkenalkan dengan konsep benar salah untuk pembekalan hati nurani. Juga perbedaan jenis kelamin.

Anak jalanan, bagaimana pun pembinaan dilakukan kepadanya, tetap sulit untuk ditanamkan tentang moral dan nurani. Hal ini akibat God Spot tidak pernah disentuh sejak kecil. Sehingga mereka tidak merasa bersalah melakukan berbagai pelanggaran.

Berkaitan dengan keberagamaan, target untuk anak-anak bukan sekedar bisa melaksanakan, tapi suka melaksanakan. Jadi bukan sekedar bisa shalat, bisa puasa, bisa membaca Al Qur’an, tetapi suka shalat, suka puasa, dan suka membaca Al Qur’an. Bila sudah demikian, dalam pembinaannya nanti, anak akan mudah untuk diluruskan.

Target Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebetulnya bukan calistung (membaca, menulis, berhitung), tetapi kemandirian anak untuk hal yang berkaitan dengan dirinya, seperti makan dan mandi. Bila ibu membuat anak serba terlayani, anak akan menjadi tidak mandiri. Tentunya dalam proses, akan ada situasi yang belum sempurna, biarkan saja dulu dia melakukannya, lalu orangtua membantu setelah selesai jika masih ada yang belum sempurna.

Hal yang penting juga bagi anak di PAUD adalah sosialisasi, agar anak tidak takut bertemu dengan orang baru. Ajak anak pergi ke pertemuan keluarga dan keramaian, agar terbiasa bertemu dengan orang baru. Seringkali, pada hari-hari pertama sekolah, ada anak yang terus ingin ditemani ibunya. Di satu sisi anak tidak terbiasa bertemu dengan orang baru, di sisi lain ibu juga sering khawatir dengan anaknya, dan hal ini bisa dirasakan oleh anak.

Ibu boleh khawatir, tapi jangan sampai ketahuan anak. Ibu boleh kepo, tapi jangan sampai ketahuan anak :-)

Di usia balita juga anak sering banyak bertanya. Orang tua harus menyediakan waktu untuk menjawab seluruh pertanyaan itu. Hal ini adalah tahap perkembangan kreativitas. Jangan distop, jangan ditolak.

Usia bermain harus tuntas. Bahkan untuk anak usia bermain, harus dipastikan bahwa hari itu dia sudah bermain. Karena dalam bermain, anak juga bisa belajar.
Kepandaian bergaul adalah bekal untuk kecerdasan emosi. Agar anak tahan banting dalam hidup. Mampu menghadapi berbagai jenis karakter orang.

Memasuki masa remaja, ada beberapa anak yang di masa SD cukup mudah dalam pengasuhannya, mulai banyak masalah ketika memasuki usia SMA. Di saat ini anak perlu pendampingan.

Orang tua perlu mengenali karakter tiap anak, dan kita perlu bersikap berbeda kepada anak yang berbeda.

Mengenali karakter anak dapat diawali dari mengamati apa yang anak suka dan tidak suka, setelah itu bangun komunikasi.

Ketika anak sedang sedih, kita jangan banyak menasihati. Tunggu sampai anak ceria, baru kita bisa banyak bicara.
Jika anak kita banyak bercerita, sungguh itu adalah karunia, artinya kita sebagai orang tua dapat dikatakan sukses membangun komunikasi.

Anak yang sulit bercerita, salah satu sebabnya adalah karena anak sering dimarahi ketika jujur.
Bedakan saat untuk mendengar dan saat untuk bicara. Buat anak nyaman, jadikan anak sahabat kita. Ketika dia bercerita, terima dan berikan respon. Jangan berikan nasihat saat itu juga. Pada otak tengah ada system limbic. Ketika emosi senang, system limbic terbuka, nasihat bisa masuk dan akan melekat kuat. Ketika emosi negative, system limbic akan tertutup.

Ketika anak bermasalah, dengarkan saja dulu, baca bahasa tubuhnya, biarkan dia mengeluarkan pikirannya, peluk, berikan senyuman, berikan pujian.

Hypnotherapi dapat digunakan kepada anak ketika menjelang tidur. Berikan kata-kata positif seperti, “Selamat tidur Nak, besok kamu akan bangun dengan segar untuk solat subuh, dan siap untuk berangkat ke sekolah.”

Metode hypnotherapi yang sebetulnya sangat efektif yang sering digunakan orang tua dahulu tetapi mulai dilupakan oleh orang tua sekarang adalah mendongeng. Mendongeng sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai ketika anak-anak menjelang tidur. 

Memberikan nasihat juga berikan dalam kata-kata positif, misalnya “Nak, nanti di sekolah main sama anak-anak yang baik ya” dan bukan “jangan main sama anak yang nakal.”

Sesi Tanya Jawab :

1.     Berkaitan dengan anak yang perlu pendampingan orang tua untuk menghadapi masalah, bagaimana jika anak sekolah berasrama atau pesantren?

Untuk anak yang akan dimasukkan ke pesantren atau sekolah berasrama, pada umumnya usia yang tepat adalah usia SMA, ketika anak memang sudah sampai usianya menjauh dari orang tua.
Yang perlu dipastikan adalah sekolah pesantren atas keinginannya sendiri. Bila sebenarnya adalah keinginan orang tua, orang tua perlu mengajak bicara agar keinginan orang tua itu menjadi keinginan anak.

Jelaskan manfaatnya, observasi ke beberapa lokasi, biarkan anak memilih sendiri, tanyakan kesiapannya, dan jika sudah sekolah berasrama, seringlah ditengok.
Yang penting bagi anak adalah anak bahagia dengan hidupnya.

2.       Untuk anak laki-laki yang sudah cukup besar, biasanya sudah merasa canggung jika dipeluk ibunya, bagaimana menyikapinya?

Kasih sayang dapat disampaikan melalui ekspresi wajah, dengan belaian standar, tatapan hangat, dan ucapan, “Mama bangga denganmu Nak”. Anak akan menjadi kuat, merasa dirinya eksis, dan berani menghadapi bullying.

3.       Ada anak yang ke pesantren dengan keinginannya sendiri karena temannya banyak yang ke pesantren, bagaiman jika Ibunya justru yang tidak siap?

Mengikuti teman sebetulnya bukan alasan yang cukup kokoh. Untuk itu perlu diyakinkan kembali kepada anak, bagaimana jika nanti teman tidak lagi sekolah pesantren, apakah anak tetap pada pendiriannya.
Memang ibu perlu menguatkan diri, dan tega dalam pengasuhan, untuk tujuan akhir yang lebih besar.

4.       Apakah bisa hypnotherapy diterapkan pada diri sendiri?

Sangat bisa, karena sebaik-baik terapis adalah diri sendiri. Saat yang paling tepat adalah relaksasi 
pada saat tahajud dengan memasukkan pikiran positif.
Misalnya jika kita ingin rajin berolahraga, buat list dampak negative dari tidak berolahraga dan list dampak positif berolahraga.

5.       Bila anak ingin berpacaran, bagaimana orang tua bersikap?

Orang tua perlu memastikan posisi, apakah akan mengizinkan anak berpacaran atau tidak. Dalam Islam, pada dasarnya tidak dibolehkan untuk berpacaran.
Jika orang tua sudah berketetapan tidak membolehkan berpacaran namun anak ingin berpacaran, bersama dengan anak buat list manfaat dan mudharat berpacaran. Usahakan agar list mudharat jauh lebih banyak, sehingga anak sepakat bahwa tidak ada manfaatnya berpacaran.
Bangun orientasi hidup anak, tentukan cita-cita hidup di dunia dan akhirat. Kembalikan setiap persoalan kepada orientasi hidupnya, apakah bermanfaat menuju ke sana ataukah tidak.

  

Monday, December 2, 2013

Persiapan Anak Masuk SD

Minggu lalu ada sharing dari psikolog di sekolah anak saya, tentang persiapan anak masuk SD.
Semoga bermanfaat :-)

Anak adalah anugerah terbaik bagi orang tua dan merupakan amanah yang akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah SWT. Maka, tugas mendidik anak adalah kewajiban ortu, sekolah adalah mitra. Dan orang tua menjadi termotivasi untuk mencari berbagai cara mendidik anaknya.

Perbedaan pembelajaran di TK dan SD :


1. Isi kegiatan, 
TK belajar sambil bermain, SD belajar dengan lebih formal
2. Waktu, TK sampai jam 12-an, SD sampai jam 2-an
Untuk persiapan SD agar anak bisa kuat sampai siang hari, mulai dibiasakan agar tidak tidur siang setelah makan siang.
3. Target kurikulum, TK lebih fleksibel, SD harus tercapai dalam waktu tertentu.
4. Rasio guru siswa, TK 2 guru untuk 20 anak, SD 1 guru untuk 30 anak. 
Di beberapa SD masih 2-3 guru untuk 20 anak. Ada yang merupakan kombinasi dari guru laki-laki dan perempuan, serta guru keilmuan dan guru keislaman. Agar dalam setiap kegiatan, siswa dapat melihat peran Bapak dan Ibu, serta penjelasan dari sisi ilmiah dan Islam. 

Kematangan sekolah adalah kesiapan dari sisi fisik, kognitif, emosi, dan sosial.
Setiap anak berbeda-beda, dan secara umum anak perempuan dan laki-laki juga berbeda. Anak perempuan lebih tekun.
IQ hanya 20% mempengaruhi pencapaian seseorang.
Proses belajar akan efektif jika anak menikmati dan merasa senang. Jangan lakukan belajar dengan cara dipaksa.

Manusia memiliki 3 bagian otak :

1. Brainstem
di bagian belakang bawah, yang berperan seperti pintu.
Ketika takut, tertekan, akan menutup, informasi tidak dapat masuk ke otak. Ketika senang, bahagia, akan terbuka.
Bagaimana jika anak tidak mau belajar? Yang pertama adalah berikan pemahaman, kemudian lakukan pembiasaan.
Misalnya agar anak senang membaca, biasakan membaca buku bersama, ajak ke toko buku.
2. Limbik, untuk emosi dan perasaan serta long term memory
3. Neo cortex, untuk logika, analisis, dan sintesis.
Pornografi dan games merusak bagian neocortex. Bukan berarti games tidak boleh, tetapi sebaiknya dibatasi. Ajak anak-anak untuk melakukan kegiatan lain, ke toko buku, ke taman, dan bersilaturahim.

Ciri-ciri anak yang telah matang untuk masuk SD :


1. Perkembangan fisik matang, relatif sama dengan teman-teman sebayanya.
2. Perkembangan fisik selaras dengan perkembangan mental.
3. Dependensi pada orang tua sudah berkurang.
4. Bisa memilih tugas yang sesuai dengan minatnya.
5. Ketepatan prestasi kerja, bisa menyelesaikan tugas sesuai target waktu. Untuk mengetahui pencapaian anak, cek apakah sering ada PR, jika ya, artinya banyak tugas yang tidak terselesaikan sesuai target waktu.
6. Keteraturan dan konsistensi dalam berpikir dan perilaku.

Persiapan yang perlu dilakukan : 


1. Tawakal pada Allah


2. Persiapan orang tua
- Menjadi model yg baik, biasakan anak untuk BMM, Berpikir Memilih Memutuskan.
- Persiapan fisik dan mental
- Persiapan materi


3. Persiapan anak


A. Kematangan fisik
- psikomotor halus, keluwesan, kosistensi
- psikomotor kasar
- keseimbangan badan
Persiapan untuk masuk SD : latih anak memegang pensil dengan benar dengan menggunakan pensil segitiga

B. Kematangan kognitif
- bahasa
- konsep dasar
- konsentrasi
Persiapan masuk SD : Setelah membaca cerita atau menonton film, tanyakan kembali isi ceritanya (analisis sintesis).
Bermain ronce, congklak, menuangkan  air dari botol ke botol, memasukkan gundu satu pe satu ke botol.
- ketelitian
- daya ingat (main tebak-tebakan, diulang-ulang)
Belajar membaca, untuk anak laki-laki pancing dari kesukaan nya
- self help
Anak TK B biasanya sudah dilatih toilet training, agar di rumah dibiasakan untuk mandiri di toilet.
- perlindungan diri
- dapat bertanggung jawab atas barang
- dapat bersikap asertif. Jika tidak suka atau marah, sampaikan
1. Katakan kepada yang mengganggu : Aku kesel ngga suka - asertif
2. Bilang ke guru
3. Tindakan agresif
Antara ayah dan ibu jangan sampai ada perbedaan pola asuh.

C. Kematangan sosial

Hal yang dapat dilakukan  :
- Main dengan teman, dari main banyak belajar. Walaupun lingkungannya kurang baik, tidak apa-apa, jelaskan mana yang baik dan buruk, agar mereka memiliki "benteng" sendiri, karena kita tidak dapat terus menerus menjaga mereka dari lingkungan yang buruk. 
- Ikutkan ekskul les
- Ajak silaturahim - libatkan anak dalam silaturahim
- Ajak ke warung atau mengantar bingkisan ke tetangga, ajarkan empati perilaku sosial.

Ajarkan 4 kata penting dalam berinteraksi dengan orang lain :
- Terima kasih
- Permisi
- Maaf
- Tolong

Di beberapa TK biasanya dilakukan tes kematangan masuk SD, sekitar Desember. Anak-anak agar istirahat yang cukup dan sarapan terlebih dahulu.

Hasil dari tes kematangan : kurang matang, cukup matang, matang.
Akan diberikan rekomendasi perbaikan yang diperlukan selama 6 bulan menjelang masuk SD, agar pada saat masuk SD, anak akan lebih matang.

Thursday, March 14, 2013

Sejarah Hidup Imam Syafi’i

Beliau dilahirkan di Gaza pada tahun 150 H dan wafat di Mesir pada tahun 204 H. Beliau hidup selama 54 tahun namun karyanya tetap bergaung sampai sekarang. Betapa banyak manusia yang memiliki usia yang lebih panjang namun ketika wafat hanya dikenang dalam dua baris di batu nisan.

Tentang Imam Syafi’i, Rasulullah telah menyampaikan bisyarah (berita tentang masa depan) yang menyatakan bahwa akan datang ulama dari kaum Quraisy yang dakwahnya mencapai negeri yang jauh.

Imam Syafi’i bernama Muhammad bin Idris Asy Syafi’i. Asy Syafi’i adalah nama kabilah.
Beliau dilahirkan pada tahun yang sama dengan wafatnya Imam Abu Hanifah.
Ayahnya, Idris, nasabnya bertemu dengan Rasulullah pada Abdul Manaf, ayah dari Abdul Muthalib. Maka Imam Syafi’i masih merupakan kerabat Rasulullah.

Berbeda dengan Imam Abu Hanifah yang sangat berkecukupan, Imam Syafi’i sangat miskin. Ayahnya wafat ketika beliau berusia 2 tahun, dan untuk tetap menjaga kemurnian sebagai suku Quraisy, Ibu beliau membawanya kembali pulang ke Makkah. Sebagai kerabat Rasulullah (dzawil qurba), keluarga beliau berhak atas 1/5 harta ghanimah, namun ternyata jumlahnya sangat terbatas.

Walaupun dalam keterbatasan, di Mekkah Imam Syafi’i mulai menuntut ilmu. Berbeda dengan kondisi di Kuffah yang ada bea siswa dari Abu Hanifah bagi murid yang tidak mampu, di Mekkah tidak ada bea siswa. Ibu Imam Syafi’i yang seorang hafizhah Al Qur’an mengajarkan langsung hafalan Al Qur’an kepada Imam Syafi’i. Namun untuk ilmu lain, Imam Syafi’i dititipkan ke guru. Karena tidak cukup biaya, maka pada awalnya Imam Syafi’i terkesan tidak diperhatikan oleh gurunya.

Namun Imam Syafi’i dapat membuat kesulitan tersebut menjadi peluang. Ketika guru belum datang, atau sesudah guru pulang, atau bahkan di waktu belajar, Imam Syafi’i membantu mengajar teman-temannya. Gurunya yang merasa puas dengan bantuan Imam Syafi’i yang semula tidak memperhatikan Imam Syafi’i, berubah menjadi mengistimewakan beliau.

Ketika usia Imam Syafi’i belum mencapai 10 tahun, beliau sudah hafal Al Qur’an. Suara beliau sangat merdu ketika melantunkan Al Qur’an, sehingga saat itu tersebar pendapat bahwa jika ingin menangis mendengarkan bacaan Al Qur’an, dengarkanlah Muhammad bin Idris.

Setelah beliau mempelajari Al Qur’an secara mendalam, beliau mempelajari hadits. Berbeda dengan Al Qur’an yang mudah dihafal, hadits jumlahnya sangat banyak, maka diperlukan catatan untuk mempelajarinya. Di masa itu, harga kertas sangat mahal, sehingga Imam Syafi’i mencatat menggunakan tulang hewan, atau kertas-kertas sisa dari kantor-kantor, atau kertas  apa pun yang masih memiliki ruang untuk ditulis. Dan karena keterbatasan itu, beliau memperkuat dengan hafalan.

Beliau memang memiliki kelebihan mudah menghafal. Suatu waktu, beliau yang tidak memahami bahasa Persia, melihat dua orang Persia berselisih. Ketika perselisihan tersebut dibawa ke pengadilan, beliau dipanggil menjadi saksi, dan dapat mengulang seluruh dialog kedua orang Persia tersebut walaupun beliau tidak memahami dan hanya mendengarnya sekali.

Suatu ketika datanglah seorang ulama dari Mesir, Imam Al Lais. Di masa itu jika seorang ulama datang ke Mekkah atau Madinah, maka kedatangannya akan dimanfaatkan untuk belajar oleh masyarakat. Begitu  pula sebaliknya, masyarakat muslim yang berhaji juga menyempatkan untuk belajar kepada ulama di Mekkah dan Madinah.

Dalam pelajarannya, Imam Al Lais menekankan pentingnya mempelajari bahasa Arab dari sumbernya yang masih murni, yaitu suku Hudzair. Hal ini karena Al Qur’an dan Hadits disampaikan oleh Rasulullah dalam bahasa Arab yang murni, maka untuk dapat memahaminya dengan benar, dibutuhkan pemahaman atas bahasa Arab murni.

Maka beliau pun berangkat ke suku Hudzair dan tinggal bersama mereka selama 10 tahun. Beberapa orang sempat mempertanyakan, mengapa beliau memilih untuk pergi tinggal bersama suku Hudzair padahal sudah memiliki banyak ilmu dan sudah bisa mengajar. Beliau menjawab bahwa beliau belajar bahasa Arab untuk berkhidmah kepada Al Qur’an dan Hadits.

Ketika kembali dari suku Hudzair, beliau menjadi referensi dalam hal bahasa Arab. Beliau pun melanjutkan belajar lagi, walaupun sudah diperintahkan oleh Imam Muslim untuk mengajar. Beliau berkeinginan untuk belajar kepada Imam Malik.

Friday, November 23, 2012

Pelajaran dari Gaza



Ceramah siang ini disampaikan oleh Ustadz Muhsinin Fauzi, bagian pertama tentang perkembangan di Gaza.

Seminggu sebelum pertempuran bulan November di Gaza, ada rombongan Indonesia yang datang ke Palestina dan memperoleh informasi perkembangan terakhir di Palestina.

Pesan dari masyarakat Palestina, jika ingin membantu, masyarakat Indonesia tidak perlu datang ke Palestina untuk membantu berperang, karena sebagian besar masyarakat Indonesia tidak bisa berbahasa Arab, sehingga menyulitkan dalam berkomunikasi. Selain itu secara fisik, masyarakat Indonesia tidak sekuat masyarakat Palestina yang sudah terlatih bertempur dalam jangka waktu yang lama.

Ada dua cara yang efektif yang dapat membantu Palestina :
Pertama, dukungan moral dengan memaparkan informasi seluas-luasnya tentang dukungan terhadap perjuangan Palestina, baik di media mainstream (media umum seperti koran, televisi) serta media sosial (facebook, twitter, dll). Ada kecenderungan saat ini di masyarakat bahwa informasi yang dipercaya justru yang bersumber dari media sosial, karena media mainstream biasanya sulit untuk bersifat obyektif dan lebih sering “diwarnai” kepentingan. Dukungan di media tersebut akan menjadi tambahan semangat bagi masyarakat Palestina untuk meneruskan perjuangan. Bahwa ada masyarakat Indonesia, negara Islam terbesar, dengan posisi terjauh dari Timur Tengah, yang tidak bisa berbahasa Arab, mendukung perjuangan Palestina.
Kedua, adalah dukungan materil berupa mobilisasi dana, yang dapat dimanfaatkan untuk pertahanan, kesehatan, persenjataan, dan makanan. Sampaikan sebesar-besar dana.
Masalah Palestina, Gaza, adalah masalah agama, bukan sekedar masalah tanah. Masalah agama
Bukan sekedar tanah. Palestina bertahan karena agama, Israel pun menyerang karena agama.
Mungkin ada pertanyaan, mengapa masyarakat tidak pergi saja dari Gaza sehingga tidak perlu bertempur?
Sebenarnya, jika mereka memikirkan diri sendiri, maka pergi meninggalkan Palestina adalah solusi yang sangat aman. Jika masyarakat Palestina pergi, masalah selesai, Israel menguasai tanah Palestina, menang tanpa perang.
Masyarakat Palestina memang sengaja tetap tinggal, mereka berkorban untuk sebuah misi, mempertahankan agama Islam yang disimbolkan dengan Masjidil Aqsha, di Gaza, di Palestina. Sampai kapan pun mereka tidak akan pindah. Dan kita umat Islam yang tidak berada di Palestina harus sangat bersyukur bahwa mereka mau bertahan.
Ada 4 pelajaran yang dapat dipetik dari pertempuran di Palestina bulan November 2012 :
Pertama adalah bahwa mereka senantiasa yakin bahwa mereka sebentar lagi akan shalat di Masjidil Aqsha. Keyakinan kita harus lebih kuat, kita harus lebih yakin. Dan Allah akan membantu.
Bahwa umat Islam sampai saat ini masih belum memenangkan pertempuran, bisa terjadi karena dua sebab. Pertama karena syarat kemenangan belum terpenuhi. Kedua karena Allah menyampaikan hikmah dengan penundaan kemenangan muslim di Palestina.
Perjuangan di Palestina dilakukan dengan peperangan. Perjuangan kita dilakukan dengan menegakkan agama, melawan “mereka” yang berusahan menjatuhkan agama, dan menyebarkan anggapan bahwa Islam adalah buruk. Kita harus tetap yakin, bahwa Islam baik. Dibuat anggapan bahwa mereka yang aktif dalam gerakan Islam adalah masyarakat kelas bawah yang kurang cerdas, padahal justru sebaliknya, karena jika mereka tidak cerdas, mereka tidak akan bisa menangkap dakwah.

Hal kedua yang dapat kita pelajari adalah keberanian luar biasa dari masyarakat Palestina.

Ketiga, pihak Yahudi walaupun memiliki banyak persenjataan, saat ini berada dalam kondisi ketakutan yang terus meningkat. Mereka setiap hari melakukan simulasi bagi seluruh keluarga, bagaimana cara penyelamatan keluarga jika terjadi serangan besar. Mereka telah menyiapkan bunker di bawah setiap rumah, dan di bunker itu telah terdapat persediaan pendukung kehidupan untuk waktu 1 tahun.

Pada dasarnya kaum kafir adalah kaum penakut, karena bagi mereka tidak ada janji hari akhir. Semua yang dilakukan adalah untuk hasil di dunia. Umat Islam, meskipun masih sangat banyak kekurangan, harus meyakini bahwa umat Islam adalah bangsa pemenang.

Keempat, khusus bagi kaum ibu, hendaklah mengikuti jejak para ibu di Palestina. Yaitu ibu yang sanggup mendidik anak menjadi mujahid, menjadi pejuang. Bukan menjadi ibu yang lemah dan cengeng. Jadilah ibu-ibu yang kokoh. Jangan menjadi ibu yang menangis ketika suaminya pergi bertugas, ketika anaknya akan sekolah ke pesantren. Ibu Palestina tersenyum ketika kedua anaknya mati syahid. Karena mereka memiliki cara pandang yang berbeda, mereka wanita yang pemberani. Walaupun dibom, diserang rudal, mereka tidak stress, tetap memiliki anak yang banyak.

Ada sebab utama mengapa semangat bertahan dan berjuang masyarakat Palestina sedemikian kuat : Al Qur’an.

Palestina mencetak ribuan hafizh Al Qur'an setiap tahunnya. Banyak sekali anak kecil yang hafal Al Qur’an. Para pejabat Palestina adalah hafizh Al Qur’an. Al Qur’an menjadi sumber utama kekuatan. Dan selama Al Qur’an masih ada di dalam dada masyarakat Palestina, selama itu pula mereka akan bertahan.
Tugas kita di Indonesia, juga menancapkan Al Qur’an di dada anak-anak kita. Indonesia dengan kondisi yang aman, dengan jumlah penduduk yang jauh lebih besar, seharusnya bisa mencetak lebih banyak hafizh Al Qur'an. Targetkan agar semua anak kita menjadi hafizh Al Qur'an.
Inilah kekuatan utama bangsa Palestina. Bukan pada roket. Kekuatan mereka adalah Al Qur’an.

Masyarakat Indonesia kebanyakan ibunya lemah, anaknya cengeng, ayahnya pun kurang tegas. Tidak tega jika anak diberi beban.
Sistem pendidikan Islam memang sedikit bertentangan dengan sistem pendidikan Barat. Tradisi islam tidak pernah membenturkan kreativitas, analisa, leadership, dengan kemampuan daya ingat. Banyak sekali contoh pemimpin Islam yang memiliki hafalan yang sangat kuat, tetapi juga memiliki daya analisis dan leadership serta kreativitas yang sangat baik. Sistem pendidikan barat “menabukan” hafalan, sehingga yang dipentingkan adalah analisis, dengan test “open book”.

Jika kita menghitung untung rugi dari memiliki anak, maka yang paling menguntungkan adalah jika anak dapat menjadi hafizh Al Qur’an, karena mereka akan dapat membantu kita di akhirat nanti. Anak yang sukses di dunia dengan kekayaan, sebenarnya tidak akan memberikan dampak yang terlalu besar bagi kita.

Palestina juga telah menunjukkan peningkatan yang sangat baik dalam persenjataan. Dan persenjataan ini berasal dari dalam, bukan dari Iran seperti yang dituduhkan oleh Israel. Ini bisa terjadi karena masyarakat Palestina adalah masyarakat yang cerdas. Banyak ulama besar Islam lahir di Palestina, antara lain Imam Syafi’i.

Dengan kebangkitan Islam di Mesir dan Turki, Israel semakin waswas terutama berkaitan dengan pasokan gas. Saat ini mereka bergantung pada pasokan gas dari suatu daerah dekat Turki yang merupakan daerah sengketa dengan Siprus. Sesungguhnya, kondisi Israel tidaklah sehebat yang diberitakan.
Dan jika nanti konflik Siria berakhir dan pemerintahan dikuasai oleh pihak Islam, maka Israel akan terkepung oleh musuh. Kebangkitan Arab masih akan terus berlangsung dan bisa jadi kondisi menjadi total berbalik, dan suara Islam akan dapat mempengaruhi OKI dan mengubah situasi geopolitik.
Gaza adalah daerah yang sangat kecil, lebih kecil dari Depok, dengan 1.7 juta penduduk. Maka setiap bom yang datang pasti akan membawa korban. Mereka tidak akan pindah ke tepi Barat. Padahal di tepi Barat mereka aman, tidak akan mendapat serangan. Tetapi mereka berjuang mempertahankan Gaza. Bangkitkan cinta akan mati syahid, maka akan menjadi kekuatan dalam mengusung agama. Panjatkan doa kita terus menerus untuk saudara kita di Palestina.

Friday, October 19, 2012

Tugas MOS :-)

Teman saya pagi tadi kirim broadcast message, nanya barang-barang  yang aneh : mi kuah ayam terbang, uang khas jawa barat, lilin cina. Pas saya tanya, barang apa itu, kok namanya aneh-aneh banget, ternyata tugas MOS anaknya, hehehe..

Saya jadi inget, temen saya yang lain juga pernah cerita, dapet tugas MOS yang lucu-lucu.. buah upacara, ternyata apel.. Dan kata temen saya, udah banyak juga dibahas di internet dan dia kirim juga daftar yang dia pernah ketemu di internet. Ditambah dengan beberapa yang saya temukan di internet, jadilah daftar di bawah, lumayan lah membantu supaya ngga terlalu pusing-pusing banget.. Nama-namanya lucu-lucu dan kreatif :-) Dan sebenernya seru juga untuk nebak-nebaknya, mirip main teka-teki gitu. Tapiii, kalo udah capek mungkin mentok ya jadinya :-)

Tapiii, di situ belum ada jawaban untuk tugas MOS anak temen saya yang pertama tadi. Akhirnya buat anak temen saya itu, saya karangin aja : mi kuah dikasi gambar ayam terbang, uang logam 1000 (ada gambar angklung), hio (suka dipake orang cina, ada nyalanya), entahlah, bener atau enggak :-)

Berikut list yang ada di internet yaa, semoga membantu :-)



1+lada=Selada
Air “putih”=susu
Air 235 : Air minum cap prima
Air Bilangan ’2,3,5 = Aer minum cap Pr*ma
Air Desa = Air putih / Aqua
Air infuse 195ml : Air diganti labelnya jadi tulisan infuse 195ml
Air kencing kuda : Air aqua
Air kencing kuda 1 botol : Air aqua 1 botol
Air mbah surip : Jamu
Air mineral enam T : Air mineral merk VIT (dipisah VI T)
Air mineral merk osis : Air mineral cap oasis
Air putih dihormati : Susu bendera putih
Alas kaki jepit : sendal jepit
Alat bengkel buah : frutang
Avatar damai : Pisang (damai:peace, avatar:aang = peace aang = pisang)
Binatang Dua Huruf Kriuk2 = Kerupuk Udang
Biskuit 3 cara : oreo
Biskuit ade rai : Biskuat (kan aderai kuat. OTOT gitu loh!)
Biskuit argentina : Tango
Biskuit cium itali : Malkist roma
Biskuit keberuntungan : Biskuit selamat
Biskuit tiga diva : Biskuit roma yang ada gambar tiga divanya
Botol minum team = CLUB
Buah berjantung : Pisang
Buah Bulan Sabit = Pisang
Buah centil : kesemek
Buah cium matahari : sunkiss (plesetan dari jeruk Sunkist)
Buah dad say yes : papaya
Buah firaun: pir
Buah full colour : Jeruk
Buah kasian : Apel malang
Buah lesbi/homo : Jeruk
Buah malem minggu : apel
Buah permisi : Mangga
Buah putri salju : Apel/Kesemek
Buah raja mesir : Buah pir
Buah sedih : apel malang
Buah selimut = pisang dikupas kulitnya dibawa
Buah sir : Buah sirsak
Buah upacara : Apel
Buah vampir : Buah pir
Buku suci isi 38 cap lawang sewu : Buku gambar cap lawang sewu
Buku terang : Buku merk sinar dunia
Cacing menggeliat = Mie goreng
Chiki aing beuki : chiki ku suka
Chiki eko teriak : Cuba (dulu pas mamamia –> ba cuba cuba hehe)
Chiki kentut: Oops
Chiki mal Jakarta : cheetos
Chiki mall : Chetos
Chiki pembohong : Lays
Chiki pesawat tempur : Jetz
Coklat biliar besar : Caca besar
Coklat hujan : Coklat payung
Coklat kembar : choki choki
Coklat puncak : top
Coklat Rihana dan atau Coklat sebelum hujan : coklat payung
Dewi Sri Berjemur = nasi Goreng
Dodol Sapi….=SOZZIS
Gulali tawar : kapas
Guling berdarah : Sosis diberi saus
H2O putih rasa kusuka  : aqua
Ikan masuk angin : Ikan kembung
Kacang berlumut: kacang ijo
Kacang cina : Kacang sanghai DEKA
Kaka’ Amis Trick = Teh Manis
Kecap kebangsaan : kecap nasional
Kedelai borokan : Tempe
Keju berputar : Richese roll
Kentang ethiopia : perkedel
Keripik cacar : Peyek
Keripik cinta = minori (bentuk kripiknya hati )
Kerupuk dangdut: Kerupuk udang
Kerupuk union = Kerupuk Bawang (plesetan dari bhs inggris ONION = bawang)
Ketombe : nasi putih
Kue waktu bagus : Good time
Landak fruit = salak
LIFE IS NEVER FLAT : chitato
Lolipop tawar : Jarum pentul
Makanan singa bergoyang : Leo kripik kentang
Mall cilandak : Chitos
Mata melirik ke kanan = telor ceplok,kuningnya dibuat di kanan
Melon bendungan merah : semangka
Minuman 3 kaki : larutan cap kaki 3
Minuman 7 kali penyaringan : teh btol sosro
Minuman aku dan kamu = tekita (kita = aku dan kamu)
Minuman bengkel : 2 tang
Minuman boom : Tebs
Minuman daerah saya, minuman area saya, minuman dunia saya : Mizone (plesetan dari me = saya zone=daerah/ area. MEZONE tapi diplesetin)
Minuman dugem : Club
Minuman Dwi panzer = Aer Merk 2tang
Minuman hutan : jungle jus
Minuman Kanibal= Nutrisari (jeruk makan jeruk. Kanibal kaan? hehe)
Minuman lembut dan atau minuman pembalut : soft drinks
Minuman matahari hijau : Minuman dari sungreen seperti Vitazone
Minuman merdeka dalam drum/drim : susu bendera
Minuman ms.universe : uc 1000
Minuman pahlawan: ultramilk
Minuman perkakas : 2Tang
Minuman permisi : Jus mangga
Minuman piala dunia : Coca-cola
Minuman tiga kaki : Minuman larutan cap kaki tiga
Minuman trio macan: JG ( Jus Ginseng )
Minuman ustad = air putih ( kalau sembur orang kesurupan pan pake aer putih ustad”)
Minuman waria bencong : Aquaria
Minuman wilayahku : mizone
Nasi aking basah: Nasi putih biasa
Nasi betadine : Nasi goreng / Nasi + Kecap
Nasi fullcolour : Nasi apa aja, asalkan warna warni
Nasi jelek : nasi goreng
Nasi Magma = Nasi Beras Merah
Nasi michael jackson : Nasi putih (kayak mukanya yang putih)
Nasi orang meninggal : Nasi kuning
Nasi suci : Nasi putih biasa
Nasi trio macan : Nasi + iwak peyek
Pasangan barbie megang tong berdarah : kentang balad
Pasir rakyat jelata + 3T : Nasi + Tahu, tempe, telur
Permen band : Goliat
Permen bau : Permen kaki (hot hot pop)
Permen dangdut : Lolipop
Permen maksiat : Kiss
Permen pria kompak : mentos
Permen senang putih : Happydent white
Permen serigala : Foxs
Permen zebra : blaster
Pisang 1 sisir : Pisang dan 1 buah sisir (bukan pisang sesisir)
PO CARI MANIS : pocari sweat (diplesetin SWEAT menjadi sweet )
Pocong ijo : Lontong
Poon cari keringat : Pocarisweat (sweat = keringat)
Pudding goreng : Tahu goreng
Pulpen cepat : Pulpen bermerk Faster
Pulpen cita-cita : Pulpen merk Pilot
Rambut reggae goreng : Indomie keriting goreng
Ratu perak : Silverqueen
Roti agung : roti raja
Roti ngomong : breadtalk
Roti tawar / jepang : pembalut
Rumah iglo=nasi yang dibentuk kayak direstoran
Sabun genit : sabun colek
Save snack : snack selamat
Saya minum 2 : Yakult
Sayur basi : Sayur asem
Sayur cap air : capcai
Sayur cina / Stempel AIR = Cap Cay (stempel = cap, air = cai dalam bahasa sunda)
Sayur cina : Capcay
Sayur ibu menyusui : sayur daun katuk
Sayur kamu banget = Sayur lo deh
Sayur ketek : Sayur asem
Sayur kuah 5 warna=sop (berkuah,isinya warna warni kayak wortel kentang dsb)
Sayur PH-7 : Sayur asem
Sayur sabun warna-warni : Sayur sop dengan berbagai macam isi terutama wortel
Sayur si putih berkepala kuning = sayur toge
Singkong I Love U : Kusuka
Snack angin puyuh : twister
Snack bohong : lays
Snack melayang : Jetz
Snack monyet monyet gila=MOnyet MOnyet GIla (MOMOGI)
Snack perban jangan dibawa, jangan disentuh : Taro (pelesetan dari kata TAROH!! ga boleh diambil hehe)
Snack pesawat : Jetz
Snack sendawa : TUC
Snack tidak rata : chitato (life is never flat)
Spongebob goreng : Tahu goreng
Spongebob goreng: roti goreng
Susu kebangsaan : Susu bendera
T+Kekebalan = Timun
Teh hijaubaru : NU green tea
Teletubies mencari keringat : Pocari sweat
Teletubies merah bertato besar : Potato besar
Telor kotak : martabak!
Telor mata kedip=telor mata sapi
Telur mata sapi normal : Telur mata sapi gak pecah
Terigu, jagung, wortel, toge, seharga Rp 500,- : Bakwan
Terowongan berlumpur : Kue semprong berisi
Tumis padi sunda : Tumis pare
Usus Merdeka = Susu Bendera
Wafer piramida : Gery piramid