Tuesday, August 14, 2012

Hamil di Usia 40 Tahun, Alhamdulillah


Dari beberapa artikel medis, kehamilan di usia 40 tahun, tepatnya di atas 35 tahun, termasuk kehamilan beresiko. Antara lain berkaitan dengan tekanan darah tinggi, kadar gula darah ibu, dan obesitas. Bagi janin pun terdapat resiko yang lebih tinggi untuk cacat bawaan dan down syndrome.

Itu dari sisi resiko, dan memang artinya ibu yang hamil di usia 40 tahun harus lebih memperhatikan kehamilannya.

Saya coba tanya mommies di milis AFB tercinta, apakah ada yang punya pengalaman hamil di usia 40 tahun, ternyata ada beberapa, dan hasilnya baik-baik saja. Malah ada yang masih setir  mobil sampai usia kehamilan 8 bulan, dan tidak merasa kalau sedang hamil di usia 40 :-)

Ibu Martha Tilaar hamil kesemua anaknya (empat anak) di usia 40-an. Aktris Gong Li lahir saat ibunya berusia 40 thn. Beberapa kerabat dan member milis AFB sendiri juga hamil dan melahirkan di usia 40 dengan aman dan selamat. 

Malah ada yang bilang, hamil di usia 40-an menghasilkan bibit unggul, karena si ibu sudah sangat mature secara psikis, sehingga lebih tenang dan sabar menghadapi si kecil nanti.. Hehehe, semoga.. semoga..

Intinya, jangan terlalu khawatir, tetap berpikir positif. Resiko perlu dipahami, tetapi jangan sampai terlalu terpengaruh secara psikis, karena akan berpengaruh juga ke kondisi psikis bayi dalam kandungan. Kalau ada masalah, jangan terpaku, segera alihkan, dan kembali tersenyum :-)

Pasrah dan yakin dengan ketentuan Allah, bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita. Perbanyak dzikir, doa, shalawat, dan membaca Al Qur’an,  di sepanjang waktu yang bisa dilakukan. Bersyukur bahwa Allah masih memberikan amanah untuk kita.

Jika dibandingkan dengan kehamilan di usia yang lebih muda, apa lagi di usia sebelum 30-an, tentu akan terasa berbeda, tentu lebih berat. Tetapi, yang penting tetap tenang, menikmati, dan enjoy :-) Perlu lebih banyak istirahat, jangan terlalu “pecicilan”. Namun sebaiknya tetap aktif, jangan hanya diam di rumah tanpa kegiatan.

Untuk konsultasi dokter, disarankan untuk ke DSOG Fetomaternal, yaitu ahli USG, agar perkembangan janin dalam kandungan dapat terpantau secara intensif. Kalau bisa dicari DSOG yang suportif dan menenangkan, agar ibu hamil merasa tenang setelah konsul. 

Beberapa tetap menjalani prosedur pemeriksaan seperti ibu hamil pada umumnya. Beberapa menjalani tes khusus di usia 11 minggu (USG dan phit) atau 12-14 minggu untuk mengecek kemungkinan down syndrome.
Untuk ASI pun, sebagian besar sukses ASI Eksklusif sampai 2 tahun bahkan lebih. Prinsipnya masih sama dengan ibu menyusui mana pun, tetap berpikir positif. 

Jaga asupan nutrisi bayi, makan makanan yang sehat dan bergizi, dan hindari stress.

Selamat menikmati kehamilan di usia 40 :-)

Terima kasih buat Mom Ari, Mom Mei, Mom Inzi, Mom Venny, Mom Lia, Mom Milfa, dan Mom Debby atas sharing-nya yaa.. :-)

No comments: