Tuesday, April 28, 2015

Tips Menghafalkan Al Qur'an

Dari penjelasan Ustadz Husain, Pembina Karantina Al Qur'an Masjid UI, 26 April 2015


Tiga tips dalam menghafal Al Qur'an :

Pertama, Ikhlas

Karena Allah yang memberikan Al Qur'an pada kita, bukan kita yang mengambil.
Badan dan pikiran nyaman, tidak tergesa-gesa, rileks dan fresh. 
Berdoa kepada Allah agar Allah mudahkan dalam menghafal.

Kedua, Syukur
Walaupun ada hari-hari hafalan hanya sedikit bertambah, tetap bersyukur.
Karena sebagaimana pada surat Ibrahim Allah berfirman, bersyukurlah nanti akan ditambahkan.

Bila suatu hari hafalan kita hanya sedikit bertambah, maka itu adalah ujian Allah atas kesungguhan kita dalam menghafal.

Ketiga, Istiqamah

Sering kita mengatakan bahwa kita sibuk sehingga tidak punya waktu untuk menghafal Al Qur'an.
Yang benar adalah kita harus menyiapkan waktu untuk menghafal Al Qur'an.

Dari program Karantina Tahfizh akan diperoleh kebiasaan atau habit dalam berinteraksi dengan Al Qur'an, karena selama 2 hari 3 malam akan terus menerus bersama Al Qur'an.


Metode yang digunakan pada Karantina Tahfizh berasal dari Sudan, dimulai di Indonesia di Makassar tahun 2014, yaitu Karantina Menghafal Al Qur'an 30 juz dalam 40 hari.
Karena orang Indonesia ternyata bisa selesai dalam 30 hari, maka dibuat 30 juz dalam 30 hari, atau 1 juz per hari.

Menghafal Al Qur'an adalah masalah pembiasaan.

Ketika Ustadz Husain mengikuti Karantina 30, di hari pertama hanya bisa 5 halaman, jauh dari target 1 juz sehari. Namun dengan pembiasaan, hari berikutnya menjadi 7 halaman, 10 halaman, bahkan hari hari-hari terakhir bisa 2-3 juz dalam sehari.

Seperti belajar, setiap orang memiliki metode masing-masing yang paling cocok dan paling efektif, sehingga ia bisa menghafal dengan mudah dengan cara itu.

Yakinlah bahwa Al Qur'an mudah dihafal, sebagaimana firman Allah pada beberapa ayat di surat Al Qamar.

No comments: