Monday, July 2, 2012

Bagaimana Muslimah Menyusui di Tempat Umum?

Sekarang sedang digalakkan kembali untuk menyusui bayi, eksklusif hanya ASI sampai usia 6 bulan, dan diteruskan sampai 2 tahun bahkan lebih.Dengan aktivitas muslimah yang cukup banyak di luar rumah, maka ada kalanya bayi perlu dibawa dan perlu disusui di tempat umum.

Hal penting yang perlu diingat adalah bahwa payudara sampai kapan pun tetap aurat. Batas aurat muslimah tidak berubah karena dia melahirkan dan menyusui.

Berikut yang perlu diperhatikan muslimah ketika menyusui di tempat umum :

1. Usahakan untuk menyusui di ruang menyusui, mushalla muslimah, atau ruang tertutup lainnya, bila perlu ke toilet, agar menyusui dapat dilakukan dengan tenang dan leluasa.

2. Gunakan pakaian yang mendukung dan bawalah kain penutup yang bisa membantu. Sekarang sudah banyak dijual aneka jenis baju menyusui, dari yang simpel untuk di rumah, sampai untuk pesta :-) Kain penutup atau apron juga sudah dibuat dengan aneka model dan warna.
Jika dengan seluruh perlengkapan ini anak bisa menyusu dengan tenang, maka bisa menyusui sambil makan di restoran, atau tempat yang agak ramai.

3. Jika anak tidak suka ditutupi ketika disusui, maka mau tidak mau harus mencari ruang menyusui, mushalla muslimah, atau ruang tertutup lainnya, bahkan toilet.

4. Alternatif lain, karena sebenarnya anak yang masih menyusui sebaiknya tidak perlu sering-sering pergi ke luar rumah, jika memang anak tidak perlu dibawa, sebaiknya anak ditinggal bersama dengan ASI hasil perahan. Sambil di jalan, ibu bisa memerah ASI-nya, tentunya tetap dengan menjaga auratnya.

5. Lebih jauh lagi, sesama ibu menyusui pun sebaiknya tetap menjaga batas-batas. Jika dapat menyusui di ruang-ruang terpisah, maka lebih baik menyusui dalam ruang terpisah.

Demikian, semoga Allah berikan kemudahan bagi kita untuk senantiasa berada di jalan lurus-Nya :-)

No comments: